Resensi Buku: Tafsir Fi Zhilalil Quran Sayyid Qutb
![]() |
Tafsir Fi Zhilalil Quran |
Resensi Buku: Tafsir Fi Zhilalil Quran Sayyid Qutb
Resensi Buku: Tafsir Fi Zhilalil Quran Sayyid Qutb oleh Legaproblema.com - Saat kita menyebut nama Tafsir Fi Zhilalil Quran Sayyid Qutb, yang terlintas adalah salah satu karya tafsir paling mendalam dan berpengaruh dalam pemikiran Islam modern. Buku ini, yang ditulis oleh cendekiawan Mesir terkenal, Sayyid Qutb, menawarkan interpretasi mendalam terhadap Al-Quran melalui sudut pandang sosial-politik dan teologis. Buku ini telah menarik perhatian banyak kalangan, baik di dunia Muslim maupun di luar sana. Namun, apa yang membuat karya ini begitu istimewa? Bagaimana hubungan antara ajaran Al-Quran dengan masalah-masalah kontemporer dalam masyarakat, politik, dan spiritualitas pribadi?
Mari kita jelajahi lebih jauh pertanyaan-pertanyaan tersebut dengan mendalami karya monumental ini dan mengungkap pentingnya.
Detail Buku
Tafsir Fi Zhilalil Quran (Di Bawah Naungan Al-Quran) adalah sebuah karya tafsir multi-volume terhadap Al-Quran, yang awalnya ditulis dalam bahasa Arab dan kemudian diterjemahkan ke berbagai bahasa. Sayyid Qutb, seorang intelektual Islam yang berpengaruh, menulis tafsir ini selama masa penahanannya pada 1940-an hingga 1950-an, dan pertama kali diterbitkan pada tahun 1953. Karya ini sangat dipengaruhi oleh keyakinannya bahwa Al-Quran memiliki hikmah abadi yang dapat diterapkan pada masalah-masalah sosial masa kini.Penulis
Bahasa
Terjemahan
Penerbit
ISBN
Panjang
Genre
Struktur dan Isi Buku
Struktur dari Tafsir Fi Zhilalil Quran tidak mengikuti format tafsir tradisional. Alih-alih mengikuti pendekatan akademis atau legalistik, Qutb menyajikan teks Al-Quran bersama komentarnya, yang mencerminkan isu-isu kontemporer, psikologi manusia, dan kondisi sosial-politik. Gaya tematik ini memberi karya ini nuansa yang berbeda dibandingkan dengan tafsir klasik.
Isi buku ini dapat dibagi secara garis besar menjadi beberapa bagian utama:
- Pengenalan terhadap pesan Al-Quran: Qutb memulai dengan memposisikan Al-Quran sebagai teks revolusioner yang menyerukan perubahan baik dalam individu maupun struktur masyarakat.
- Tafsir dari setiap surah: Qutb menjelaskan ayat-ayat Al-Quran secara rinci, dengan penekanan pada penerapan ayat-ayat tersebut di zaman modern.
- Keterkaitan dengan konteks sosial-politik: Setiap bab seringkali terhubung dengan pemahaman Qutb mengenai pemerintahan Islam, keadilan, dan spiritualitas.
- Integrasi moralitas Al-Quran: Qutb banyak menyoroti bagaimana prinsip-prinsip Al-Quran mengenai keadilan, kesetaraan, dan pemerintahan bisa menjadi model bagi negara-negara Islam kontemporer.
Beberapa tema yang sering dibahas juga mencakup:
- Perjuangan antara kebenaran dan kebatilan: Qutb menarik garis langsung dari Al-Quran hingga konflik-konflik modern, yang menyoroti perjuangan abadi antara keadilan ilahi dan penindasan manusia.
- Konsep Jihad dalam Islam: Pendekatan Qutb terhadap Jihad, baik secara pribadi maupun politik, sering menjadi titik fokus dalam perdebatan seputar karya ini.
Keunggulan
Salah satu keunggulan terbesar dari Tafsir Fi Zhilalil Quran terletak pada pendekatannya yang mendalam dan terintegrasi. Komentar yang diberikan Qutb tidak hanya menyediakan terjemahan atau analisis linguistik, tetapi membawa pembaca dalam perjalanan yang memadukan teologi, sejarah, dan filosofi politik.
- Keterkaitan Kontekstual
Tafsir Qutb tidak sekadar memberikan penjelasan terhadap ayat-ayat, tetapi juga mengontekstualisasikan wahyu-wahyu Al-Quran dalam situasi sosial dan politik yang relevan pada masa itu. Pemikirannya tetap relevan hingga saat ini, terutama dalam mengatasi masalah sosial-politik yang dihadapi umat manusia.
- Keterlibatan dengan Isu Kontemporer
Buku ini tidak hanya berbicara tentang masalah keagamaan, tetapi juga menghubungkan ajaran-ajaran Al-Quran dengan persoalan kehidupan sehari-hari, seperti pemerintahan, hak asasi manusia, dan keadilan sosial. Qutb menekankan kapasitas Al-Quran untuk memberikan solusi terhadap tantangan-tantangan tersebut.
- Wawasan Spiritual Pribadi
Selain fokus pada isu sosial-politik, Tafsir Fi Zhilalil Quran juga memberikan wawasan mendalam tentang spiritualitas pribadi. Qutb mengintegrasikan refleksi filosofis tentang sifat manusia, moralitas, dan hubungan individu dengan Tuhan.
Pengaruh dan Legasi
Tafsir Fi Zhilalil Quran Sayyid Qutb telah memberikan dampak yang mendalam pada pemikiran Islam modern. Karya ini telah dijadikan referensi utama oleh banyak gerakan Islam, khususnya karena interpretasinya yang revolusioner terhadap ajaran-ajaran Islam.
- Pengaruh pada Islam Politik
Interpretasi Qutb tentang Islam sebagai suatu sistem yang tidak hanya berfungsi sebagai panduan keagamaan pribadi, tetapi juga sebagai landasan dalam mengatur seluruh aspek kehidupan, telah mempengaruhi banyak gerakan politik Islam. Pandangannya tentang negara Islam yang berdasarkan prinsip-prinsip Al-Quran tetap relevan bagi banyak kelompok Islamis hingga hari ini.
- Penggunaan di Bidang Pendidikan
Buku ini menjadi teks penting di banyak seminar dan universitas yang mengajarkan pemikiran Islam, terutama di bidang politik Islam dan tafsir modern.
- Daya Tarik yang Luas
Keberhasilan Tafsir Fi Zhilalil Quran tidak hanya terbatas pada kalangan intelektual. Buku ini juga berhasil menjangkau masyarakat umum, membuat pemikiran Islam lebih mudah dipahami dan diterima oleh pembaca dari berbagai latar belakang.
![]() |
Sayyid Qutb |
Kritik terhadap Buku
Tafsir Fi Zhilalil Quran mendapat banyak pujian, tetapi juga mendapat banyak kritik. Beberapa kritikus berpendapat bahwa interpretasi politik Qutb terhadap Al-Quran dapat menyebabkan pemahaman yang salah tentang nilai-nilai Islam. Misalnya, pendapatnya tentang jihad dianggap kontroversial dan sering dikaitkan dengan interpretasi radikal Islam.Salah satu kritik yang paling penting adalah interpretasi politik yang ekstrem. Ada beberapa orang yang percaya bahwa upaya Qutb untuk membangun negara Islam berdasarkan interpretasi syariat yang keras dapat dianggap sebagai memecah belah dan eksklusif. Karyanya telah menjadi subjek diskusi tentang Islam politik karena pengaruh terhadap ideologi ekstremis.
Selain itu, Qutb juga dikritik karena kurangnya nuansa dalam penafsiran. Beberapa ulama dan cendekiawan berpendapat bahwa Qutb terkadang membuat masalah sosial-politik yang rumit menjadi lebih sederhana karena dia mencoba mencari solusi hanya dengan kerangka hukum Islam.
Perbandingan dengan Buku Serupa
Sangat jelas bahwa perbedaan antara Tafsir Fi Zhilalil Quran dan tafsir lain, terutama karya klasik seperti Al-Tabari dan Al-Qurtubi, terlihat ketika dibandingkan. Sementara tafsir tradisional fokus pada analisis linguistik, Qutb berfokus pada masalah kontemporer yang lebih luas. Tafsiran konvensional melawan.Ada perbedaan antara tafsir tradisional yang dibuat oleh para ulama seperti Al-Tabari dan tafsir kontemporer, Tafsir Qutb. Al-Tabari lebih memprioritaskan metode literal dalam menafsirkan Al-Quran. Sebaliknya, Qutb lebih relevan untuk intelektual kontemporer karena menggabungkan sejarah, politik, dan filsafat.
Selain itu, karya Maududi mengandung karya serupa kontemporer. Buku Maududi Towards Understanding Islam juga menawarkan perspektif sosial-politik yang serupa, tetapi dengan pendekatan yang tidak seradikal Qutb.
Tafsir Fi Zhilalil Quran Sayyid Qutb PDF
Bagi mereka yang tertarik untuk menjelajahi Tafsir Fi Zhilalil Quran Sayyid Qutb PDF, sumber daya ini dapat ditemukan di berbagai platform online. Banyak situs yang menawarkan unduhan gratis Tafsir Fi Zhilalil Quran PDF, sehingga karya ini dapat diakses oleh pembaca di seluruh dunia. Namun, penting untuk memastikan bahwa PDF diperoleh melalui sumber yang sah untuk menghormati hak cipta dan menghindari versi yang berkualitas rendah atau tidak lengkap.Biografi Sayyid Qutb PDF
Memahami Biografi Sayyid Qutb PDF adalah hal yang penting bagi siapa saja yang ingin lebih mendalami konteks kehidupan Qutb dan mengapa ia menulis Tafsir Fi Zhilalil Quran. Kehidupan Qutb, termasuk masa penahanannya dan transformasi radikal yang dialaminya, memberikan kunci untuk memahami motivasi di balik karya-karyanya.Buku Karangan Sayyid Qutb
Selain Tafsir Fi Zhilalil Quran, buku karangan Sayyid Qutb lainnya, seperti kritikannya terhadap materialisme Barat dan sekularisme, juga layak dibaca. Mempelajari karya-karya ini akan memberikan gambaran yang lebih lengkap mengenai warisan intelektual Qutb.Download Kitab Tafsir Fi Zhilalil Quran PDF
Bagi pembaca yang ingin download kitab Tafsir Fi Zhilalil Quran PDF, berbagai repositori online dan situs akademis menyediakan file-file ini, memberikan akses ke pemikiran mendalam Qutb tentang Al-Quran. Banyak edisi yang dilengkapi dengan pengantar dan catatan yang memberikan konteks tambahan untuk memahami karya ini.Kesimpulan
Akhirnya, tafsir Di Bawah Naungan Al-Quran mengacu pada pandangan Qutb tentang cara hidup dengan bantuan Al-Quran. Ini menunjukkan keyakinannya bahwa Al-Quran memiliki kemampuan untuk mengubah masyarakat dan membimbing individu menuju kesempurnaan moral dan spiritual. Oleh karena itu, Tafsir Fi Zhilalil Quran Sayyid Qutb masih menjadi salah satu karya yang paling penting dalam pemikiran Islam kontemporer.Demikianlah, Tafsir Fi Zhilalil Quran Sayyid Qutb tetap menjadi salah satu karya yang paling berpengaruh dalam pemikiran Islam modern. Baik dilihat sebagai revolusioner maupun kontroversial, buku ini jelas telah meninggalkan jejak yang mendalam dalam tradisi intelektual Islam dan gerakan sosial-politik kontemporer.
- Tafsir fi zhilalil qur'an termasuk tafsir apa?
- Siapa pengarang tafsir fi zhilalil Quran?
- Berapa jilid tafsir fi zhilalil qur'an?
- Kitab tafsir Fi Zilal al-Qur'an yang terkenal adalah karya dari mufassir terkemuka yang juga seorang pemikir Islam. Siapakah mufassir tersebut?
- Siapa saja ulama yang menulis tafsir Alquran?
- Tafsir al-Misbah bercorak apa?
- Siapa bapak tafsir?
0Comments